Senin, 28 Oktober 2013

tugas 2 softskill pikologi konsumen

Psikologi Manajemen Pengertian Manajemen Manajemen adalah proses perencenaan, peengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan usaha-usaha para anggota organisasi dan pengguna sumber daya organisasi lainnya agar mencapai tujuan yang telah ditetapkan (Stoner). Manajemen merupakan ilmu dan seni. Ada 4 fungsi utama dalam manajemen: Perencanaan(planning) Pengorganisasi (organizing) Pengarahan(actuating/directing) Pengawasan(controlling) Seni dalam menyelesaikan sesuatu melalui orang lain (Follet, 1997). Sebuah proses yang dilakukan untuk mewujudkan tujuan organisasi melalui rangkaian kegiatan berupa perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian orang-orang serta sumber daya organisasi lainnya (Nickles, Mchugh dan Mchugh, 1997). Seni atau proses dalam menyelesaikan sesuatu yang terkait dengan pencapaian tujuan. (Ernie&Kurniawan, 2005). Psikologi manajemen adalah ilmu tentang bagaimana mengatur/me-manage sumber daya yang ada untuk memenuhi kebutuhan. Kaitannya dengan psikologi: Dengan ditemukan dan dikembangkannya ilmu psikologi, diketahui bahwa unsure SDM ternyata merupakan yang terpenting dari ketiga modal kerja perusahaan manapun. Pasalnya, ilmu psikologi yang memang berpusat pada manusia, mampu mengintervensi berbagai factor internal manusia seperti motivasi, sikap kerja, keterampilan, dsb dengan berbagai macam teknik dan metode, sehingga bisa dicapai kinerja SDM yang setinggi-tingginya untuk produktivitas perusahaan. Sumber Daya Organisasi: a. sumber daya manusia b. sumber daya informasi c. sumber daya fisik d. sumber daya keuangan e. sumber daya alam Fungsi-fungsi Manajemen: Peerencanaan(planning) Pengorganisasian(organizing) Pengarahan dan pengimplementasian(Directing/leading) Pengawasan dan pengendalian(controlling) Organisasi Organisasi Organisasi adalah suatu kelompok orang dalam suatu wadah untuk tujuan bersama. Dalam ilmu-ilmu social, organisasi dipelajari oleh periiset dari berbagai bidang ilmu, terutama sosiologi, ekonomi, ilmu politik, psikologi, dan manajemen. Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah dimana orang-orang berkumpul, bekerja sama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya(uang, material, mesin, meetode, lingkungan), sarana-prasarana, data, dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi. Partisipasi Dalam berorganisasi setiap individu dapat berinteraksi dengan semua struktur yang terkait baik itu secara langsung maupun secara tidak langsung kepada organisasi yang mereka pilih. Agar dapat berinteraksi secara efektif setiap individu bisa berpatisipasi pada organisasi yang bersangkutan. Dengan berpatisipasi setiap individu dapat lebih mengetahui hal-hal apa saja yang harus dilakukan. Unsur-unsur Menurut Keith Davis ada 3 unsur penting berpatisipasi: a. Unsur pertama, bahwa partisipasi atau keikutsertaan sesungguhnya merupakan suatu keterlibatan mental dan perasaan, lebih dari semata-mata atau hanya keterlibatan secara jasmaniah. b. Unsur kedua adalah kesediaan memberi suatu sumbangan kepada usaha mencapai tujuan kelompok. Ini berarti, bahwa terdapat rasa senang, kesukarelaan untuk membantu kelompok. c. Unsur ketiga adalah unsur tanggung jawab. Unsur tersebut merupakan segi yang menonjol dari rasa menjadi anggota artinya ada rasa "sense of belongingness". Jenis-jenis Keith Davis juga mengemukakan jenis-jenis partisipasi, yaitu sebagai berikut: a. Pikiran b. Tenaga c. Pikiran dan tenaga d. Keahlian e. Barang f. Uang Bentuk-bentuk Organisasi Organisasi politik Organisasi social Organisasi mahasiswa Organisasi olahraga Organisasi sekolah Organisasi Negara Organisasi pemuda Komunikasi Definisi Komunikasi dapat diartikan sebagai satu proses perpindaha maklumat, perasaan, idea, dan fikiran seorang individu kepada individu atau sekumpulan individu yang lain. Ia merupakan proses interaksi yang berarti antara kedua individu atau lebih. Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi(pesan, ide, gagasan) dari suatu pihak kepada pihak lain. Pada umumnya, komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak. Apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan gerak gerik badan, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu. Cara seperti ini disebut komunikasi nonverbal. Komponen komunikasi Menurut Laswell komponen-komponen komunikasi adalah: Pengirim atau komuniukator Pesan Saluran Penerima atau komunikate Umpan balik Aturan yang disepakati para pelaku komunikasi. Proses komunikasi Komuniukator, punya maksud ingin berkomunikasi dengan orang lain mengirimkan pesan kepada orang yang dimaksud. Pesan, disampaikan dan dibawa melalui suatu media atau saluran baik secara langsung ataupun tidak. Komunikan, menerima pesan yang disampaikan. Komunikan, memberikan umpan balik atau tanggapan pesan kepada pengirim pesan. Model-model komunikasi a. Model komunikasi linear b. Model interaksional c. Model transaksional Faktor yang mempengaruhi komunikasi 1.Latar belakang budaya 2.Ikatan kelompok atau group 3.Harapan 4.Pendidikan 5.situasi sumber: www.wikipedia.com www.choirunnisawijayanti.blogspot.com

Jumat, 11 Oktober 2013

tugas softskill 1

Tentang Penulis Nama lengkap saya Bebby Maylia Zahara, saya lahir di Jakarta pada tanggal 7 Mei 1993, saat ini usia saya menginjak 20 tahun. Saya adalah putri pasangan Rizka Arief dan Fauzia Inak. Saya bertempat tinggal di Perum. Sawangan Elok blok au 4 no.1 sawangan-depok. Saya anak pertaama dari tiga bersaudara, adik pertama saya Amanda Mayrani Zahara saat ini terdaftar sebagai mahasiswi aktif di Universitas Gunadarma Fakultas Sastra Inggris, dan adik saya yang terakhir masih duduk di bangku SMP kelas 2. Awal pendidikan saya di mulai dari taman kanak-kanak di TK Widya Tama(1999), SD Duren Seribu 4(2005), SMPN 2 Depok(2008), SMA Yadika 7 Bogor(2011), dan saat ini saya terdaftar sebagai mahasiswi aktif di Universitas Gunadarma Fakultas Psikologi Jurusan Psikologi. Sejak TK saya sudah sering aktif dalam kegiatan lomba ataupun organisasi, seperti pada TK saya sempat menjuarai lomba lari estafet antar kelas, di SD saya sering mengikuti lomba sprint jarak 100 meter untuk kategori atletik, di SMP saya mengikuti organisasi di dalam paduan suara, di SMA saya sering mengikuti lomba debat bahasa inggris, dan mendapatkan posisi sebagai sekretaris kelas, dan saat ini di Universitas Gunadarma pernah mengikuti organisasi UKM Paduan Suara Swaradarmagita. Alasan saya masuk Universitas Gunadarma karena saya tidak lulus seleksi masuk perguruan tinggi negeri. Dan alasan saya memilih juurusan psikologi karena saya suka mendenagar curahan teman-teman saya, dan saya juga senang dapat sedikit member masukan kepada teman-teman yang menbutuhkan saran saya, dan tujuan utama saya adalah saya ingin menjadi Personalia HRD di suatu perusahaan besar. Awal mula saya menyukai psikologi karena adik dari ibu saya adalah sarjana psikolog dan saat ini menjadi Personalia HRD di suatu perusahaan asing.